Pengakuan si Gokil Girl

By morningdew

GGBikin pengantar itu lebih susah ketimbang bikin isinya. Lebih susah lagi kalo disuruh ngantar. Mau nganter sambil ketawa ntar dipikir lagi engsel di otak ada yang kurang. Mau nganter sambil sedih, dipikir hatinya lagi patah. Mau dianter tanpa ekspresi ntar nggak bisa dibedain yang mana orang yang mana patung.

Duuuh…susyaaah pokoknya. Apalagi menyandang nama keluarga yang akhir-akhir ini lagi naik pamornya: Gokil.

GokilMom meluncur duluan, kemudian disusul dengan pencarian GokilDad untuk mengimbangi GokilMom. Lalu kalau ada keduanya, pasti lahir GokilKid. Ini dia nih…pengusung nama keluarga…jadinya bebannya berat banget.

Apalagi, sejujurnya marga Gokil bikin aku sebel karena susah ngartiinnya. Dari mana sih sebenernya kata ini berasal? Kayaknya sih setipe sama Lebay, Bohay, Geboi, Asoi dan deretan kata yang belum masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Tapi, daripada mikirin tentang EYBD: Ejaan Yang Belum Disempurnakan ini, mending ngomongin tentang buku ini. J

Buku yang ditulis dengan sepenuh hati ini merupakan kejadian yang terjadi pada masa lampau sehingga model penceritaannya haruslah menggunakan simple past, past perfect, dan semua tenses yang mengandung kata ’past’. (I know…I Know…ga nyambung…tapi biarlah…inget peribahasa anjing mengonggong kafilah berlalu)

Aku yakin, semua orang pernah ngalamin masa kecil. Nggak usah malu kalo permainan yang kalian mainin cuma tanah ato layangan ato semua mainan tradisional. Inget kan lagu anak-anak:

Kuambil buluh sebatang…
La-la-la-la *ga apal lirik*
…Kujadikan layang-layang

Justru itu budaya asli Indonesia. Nggak ada lagu yang bilang:

Kuambil playstationku…

Dunia anak-anak selalu patut dikenang. Inilah awal kita mengenal dunia dengan segala isinya. Dan beruntunglah para orang tua yang anaknya lahir sebelum jaman playstation, barbie, multiplayergames, karena pasti irit banget tuh biaya ngedein anaknya…kayak perlu pake biaya tambahan buat beli mainan. Huehehehe…

Yaaah…seperti yang aku bilang, bikini pengantar itu susah, jadi mending diakhiri aja, daripada makin ngelantur nggak jelas. Akhir kata, buat para keluarga Gokil, maaf jika generasi keluarga berhenti sampai disini karena Gokiltoddler maupun Gokilbaby belum bisa nulis…apalagi ngetik. Hehehe.

Akhir kata, kalau ada yang tahu judul, teks lengkap, pengarang sekaligus penyanyi dari lagu layang layang diatas, segera kirim ke quavi.multiply.com atau quavi_baa@yahoo.com. Tersedia hadiah* menarik!

*Hadiah berupa ’kepuasan batin’ hanya bisa diterima oleh orang yang dengan ikhlas berupaya untuk membantu penulis yang sedang penasaran saja.

Leave a Reply